Semua Artikel

Agustus 14, 2018
Dokumentasi Fanspage Bara-Baraya Bersatu

Mahasiswa yang Mengawal Kasus Bara-Barayya

Tak mudah bagi kelompok mahasiswa yang terlibat dalam pengawalan warga Bara-Barayya yang terancam digusur. Mereka mesti melakukan sejumlah cara mengubah model pengawalan sebelumnya yang eksklusif nan hirarkis. […]
Agustus 1, 2018

Ekosistem Perlawanan Perempuan di Bara-Barayya

Peran perempuan dalam konflik seperti merawat aspek-aspek yang menopang sebuah ekosistem perlawanan: sosial, gizi, hingga psikologi. Bukan soal nalar saja, tapi ada hal-hal di luar dari […]
Juli 25, 2018
Ilustrasi Iqbal Burhan

17 Bulan Berjuang, Akhirnya Warga Bara-Baraya Berhasil Merebut Keadilan

Siaran Pers; LBH Makassar Nomor : 08/SK/lbh-mks./VII/2018 Sengketa tanah/ lahan Jalan Abubakar Lambogo (Kampung Bara-Baraya) yang sejak 2017 lalu, diklaim oleh Kodam XIV Hasanuddin (dahulu Kodam […]
Juli 23, 2018

Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan Teater Pemberdayaan

Pertunjukan itu bukan hanya panggung. Tapi ketika orang kembali bergotong-royong. Kita perlu cara pandang yang lebih jauh dari sekadar memproduksi, kerja seni, yang hanya meninggalkan artefak […]
Mei 9, 2018

Melankoli dan Percobaan Bunyi dalam Soundsphere

Malam itu, Fami Redwan membuka gelaran seri pertama itu dengan menceritakan pengalaman halaman rumahnya bermula dari masa kecilnya. Fami adalah nama lama kancah musik Makassar, personil […]
April 24, 2018

Soundsphere, Pertemukan Publik – Pemusik di Luar Panggung

Dalam pengertiannya sebagai ‘ruang’ (space) maupun ‘ranah’ (sphere), halaman rumah merupakan wilayah setiap individu (penghuni rumah) mendengar suara dari alam dan khalayak sekitar. Secara langsung atau […]
April 23, 2018

Membaca Halaman Rumah

Sebagai pembaca yang ‘cerewet’ dan ‘banyak mau’, sudah menjadi tabiat saya untuk melakukan penilaian dan pemilahan. Penilaian dalam resensi ini bertujuan melakukan penyebaran gagasan, sedang memilah […]
April 2, 2018

Membincangkan Kota sebagai Hilir dan Panggung

Kecenderungan masyarakat kontemporer melihat halaman rumah sebagai bentuk alienasi dalam aktivitas sehari-hari, dengan menganggapnya sebagai sesuatu yang biasa saja (tidak begitu penting), sehingga membuka kemungkinan terjadinya […]

April 13, 2017

Yusniar Bebas dari Jerat Kriminalisasi, Bukti UU ITE Bermasalah

Press Rilis Koalisi Anti Kekerasan (LBH Makassar LBH APIK Makassar, YLBHM) Dan Koalisi Peduli Demokrasi (Kopidemo) Makassar Proses panjang kasus penghinaan dan/atau pencemaran nama baik Pasal […]
Maret 21, 2017

Idiom Budaya dan Penjara

Alwy Rachman menuliskan sebuah kata di kertas malam itu. “Apa ini?” tanyanya, sembari memegang kertas yang telah ia tulisi dengan kata “Tuhan”. “Tuhan,” beberapa orang menjawab. […]
Maret 17, 2017

Pemutaran Film Dokumenter “Yusniar”

Film dokumenter “Yusniar: Menyeka Air Mata, Menerka Kata-kata” tentang Yusniar, ibu rumah tangga di Makassar yang tersandung UU ITE beberapa waktu lalu, akan diputar di Baruga […]
November 25, 2016

Rumah Kotor dan Rusak Menyambut Yusniar

Setelah menjalani persidangan pada 23 November 2016 yang memutuskan penangguhan penahanannya, Yusniar, ibu rumah tangga berusia 27 tahun yang didakwa pencemaran nama lantaran status no mention-nya […]
November 23, 2016

Penahanan Yusniar Ditangguhkan, KY Akan Pantau Persidangan

Yusniar, 27 tahun, ibu rumah tangga yang didakwa pencemaran nama baik di media sosial Facebook, akhirnya bisa bernafas lega. Permohonan penangguhan penahanan Yusniar yang diajukan oleh […]
November 22, 2016

Perkembangan Menjelang Sidang Keempat Yusniar

Sidang gelar perkara Yusniar akan digelar lagi besok, Rabu, 23 November 2016, di Pengadilan Negeri Makassar, Jalan Kartini. Agenda sidang keempat kasus ini kali ini adalah […]
November 18, 2016

Aksi Pertama Bebaskan Yusniar

Koalisi Kopidemo (Koalisi Peduli Demokrasi), aliansi berisikan sejumlah perkumpulan dan ormas yang bersimpati terhadap kasus yang menimpa Yusniar, ibu rumah tangga, yang dijerat UU ITE Pasal […]
November 16, 2016

Yusniar Melawan dengan Kata-kata

“Saya minta dibela, Yang Mulia Hakim. Saya ‘kan korban. Kenapa juga saya yang ditahan kasian. Rumahku yang dibongkar. Jangankan 100 orang, 3 orang saja terbongkar mi […]