Semua Artikel

Maret 21, 2017

Idiom Budaya dan Penjara

Alwy Rachman menuliskan sebuah kata di kertas malam itu. “Apa ini?” tanyanya, sembari memegang kertas yang telah ia tulisi dengan kata “Tuhan”. “Tuhan,” beberapa orang menjawab. […]
Maret 17, 2017

Pemutaran Film Dokumenter “Yusniar”

Film dokumenter “Yusniar: Menyeka Air Mata, Menerka Kata-kata” tentang Yusniar, ibu rumah tangga di Makassar yang tersandung UU ITE beberapa waktu lalu, akan diputar di Baruga […]
Maret 5, 2017

Melismatis dan Mimpi-mimpi yang Belum Usai

Membicarakan perkembangan musik independen Makassar saat ini, tak akan pernah utuh jika hanya memperhatikan apa yang tersuguh dari setiap panggung yang dipenuhi barikade dan deretan sponsor-sponsor […]
Maret 1, 2017

Dunia Literasi Kini hingga Kenangan Bergelut Fredy S

Beberapa tahun terakhir, menggeliat literasi yang digelorakan komunitas di sejumlah wilayah di Tanah Air. Perjumpaan para penulis dan pembaca dalam bentuk festival juga tumbuh. Di Bali […]
Februari 27, 2017

Ingatan Baru tentang Hubungan Awal Indonesia-Australia

Pukul 10 pagi, saya sudah berada di Benteng Fort Rotterdam Makassar pada Selasa (21/2/2017). Di tempat bersejarah ini, akan digelar peluncuran buku karya Charles Campbell Macknight […]
Februari 14, 2017

Pasar Sabtu dan Potret Kota Inklusif

Setiap Sabtu sore, sekelumit aktivitas telah bermunculan di daerah Jalan Riburane, Kota Makassar. Beragam lapakan dengan komoditas berbeda tergeletak di sekujur pinggiran jalan, mulai dari lapakan […]
Februari 7, 2017

Guru-guru yang Menyicil Laptop

Berawal dari keluhan kecil tak sengaja Mama, yang duduk di sebelah saya ketika file bahan pengajarannya saya edit. Ia berkomentar tentang file mengajar yang harus dilengkapi […]
Januari 25, 2017

Merantau: Pertanda Baikkah bagi Kita?

Orang-orang Sulawesi Selatan menyebut merantau sebagai tradisi yang bukan tanpa alasan kuat. Perang demi perang yang seringkali berujung pada penguasaan lahan skala besar oleh orang-orang tertentu […]

Agustus 31, 2012

Suara-suara yang Terbit di Ufuk Timur

RINI IRMAYASARI masih penasaran. Penulis cerita pendek berdarah Jawa-Papua ini bertanya-tanya, bagaimana penilaian tim kurator Makassar International Writers Festival (MIWF) sehingga ia mendapat undangan sebagai emerging […]